Ikpa Pak’sta

Blog ini di dedikasikan untuk organisasi siswa ikpa pak’sta

Ikpa Pak’sta header image 1

PENGALAMAN DI GUNUNG

Nopember 6th, 2009 · PENGALAMAN

PENGALAMAN PERTAMA KU ULTAH DI GUNUNG………

gunung yang menjadihadiah ultahku dan saksi bertambahnya umurku. siapa yang tak kenal dengan gunung tngp (taman nasioanal gede pangrango ).
waktu itu acaranya, memang bukan sengaja ingin merayakanya di gunung tapi emang kebetulan acara pelantikan rimba penuh, w sendiri masih du2k di bangku sekolah, kelas 3.

ni pengalaman pertama w naik gunung gede [Read more →]

→ No CommentsTags:

CAVING

Nopember 17th, 2009 · CAVER

Caving adalah olah raga rekreasi menjelajahi gua.
300px-cave_stream_new_zealand
Tantangan dari olah raga ini tergantung dari gua yang dikunjungi, tapi seringkali termasuk negosiasi lubang, kelebaran, dan air. Pemanjatan atau perangkakan sering dilakukan dan tali juga diguanakan di banyak tempat.

Caving kadangkala dilakukan hanya untuk kenikmatan melakukan aktivitas tersebut atau untuk latihan fisik, tetap awal penjelajahan, atau ilmu fisik dan biologi juga memegang peranan penting. Sistem gua yang belum dijelajahi terdiri dari beberapa daerah di Bumi dan banyak usaha dilakukan untuk mencari dan menjelajahi mereka. Di wilayah yang telah dijelajahi (seperti banyak negara dunia pertama), kebanyakan gua telah dijelajahi, dan menemukan gua baru seringkali memerlukan penggalian gua atau penyelaman gua. [Read more →]

→ No CommentsTags:

Gunung Lokon Bergemuruh

April 24th, 2012 · gunung-

gunung-lokon

gunung-lokon

Gunung lokon belakangan ini di awal tahun sudah memberikan tanda-tanda sepertinya usianya sudah beranjak tua, ibarat manusia usia itu pasti makin lama-makin tua dan rasanya berarti pula dengan gunung ini walau ia berbentuk seperti benda mati tapi gunung sebenernya hidup dan itu tanpa kita sadari.

Hari ini berdasarkan pantauan liputan enam di kabarkan bahwa gunung lokon mengalami gejala-gejala seperti mulai risih ingin menggerakan badannya, berikut hasil beritanya.

Liputan6.com, Manado: Gunung Lokon di Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara, meletus sekitar pukul 11.21 Wita. Letusan disertai bunyi gemuruh cukup kuat dan menggetarkan tiang serta kusen rumah.

Peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Lokon mulai sejak Senin (23/4) pukul 15.00 Wita. Hingga Selasa (24/4), pukul 09.00 Wita tercatat terjadi sekitar 180 kali gempa vulkanik.

“Letusan kali ini cukup kuat diiringi dengan bunyi gemuruh yang kuat pula. Pijakan kami sempat bergetar. Begitupun dengan tiang penyangga rumah dan kusen jendela dan pintu ikut bergetar,” kata Junike Agustin, warga Kelurahan Kinilow I, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Lokon dan Mahawu Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Gunung (PVMBG) di Kakaskasen, Kota Tomohon Farid Ruskanda Bina.

Walau kita jauh dari lokasi tidak ada salahnya jika kita saling mendo’akan sodara-sodara kita yang dekat dengan lokasi agar diberikan keslamatan dan mudah-mudahan gunung lokon akan baik-baik saja, kalo bisa sih kasih obat batuk biar gak batuk-batuk lagi kali yah :D .

sumber : berita.liputan6

→ No CommentsTags: ·

Hari Bumi Sedunia

April 22nd, 2012 · HARI BUMI, Peringatan

google. -Hari ini adalah peringatan hari bumi sedunia 22 april 2012 dan di peringati pula oleh mbah google di tampilan pagi ini. disana ada gambar bunga yang bervariasi animasi bergerak berwarna-warni indah sekali, kita harapkan bumi kita ini berwarna seperti itu damai dan indah berkembang mekar mewangi seperti bunga di google pagi ini. selamat hari bumi warga bumi.

hari bumi

hari bumi

  • Tentang hari bumi sedunia

Berawal pada tanggal 22 April 1970 sekitar 20 juta warga Amerika Serikat turun ke jalanan melakukan aksi protes dan berdemonstrasi menyuarakan kepedulian terhadap kesehatan dan lingkungan hidup. Aksi tersebut menandai pertama kalinya Hari Bumi diperingati dan selanjutnya setiap tanggal 22 April ditetapkan sebagai Hari Bumi sedunia yang diperingati tiap tahun. Jauh hari sebelum Hari Bumi ini diperingati, Gaylord Nelson seorang senator AS sang penggagas aksi dianggap bahwa ide ini hanyalah hal tak penting, omong kosong, tak layak diperhatikan, dan hanya dipandang sebelah mata.

Namun hingga kini pun banyak sebagian besar dari kita masih meragukan apakah memang benar bumi ini telah renta karena tidak berimbangnya pemanfaatan sumber daya yang terus dikeruk demi kepentingan manusia dibandingkan upaya manusia untuk tetap menjaga kelestarian dari sumber daya alam ini.

1. Hutan
Menurut data dari Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Indonesia memiliki hutan seluas 126,8 juta hektare, dengan penyebaran terbesar ada pada pulau Kalimantan, Papua, dan Sumatera. Sangat ironis, karena disaat yang sama Walhi mencatat bahwa kerusakan hutan di Indonesia mencapai 2 juta hektare per tahun. Hutan-hutan dibabat sembarangan dengan dalih untuk kepentingan industri, pertambangan, pemukiman, pembalakan liar, hingga pembabatan hutan sebagai ladang korupsi.

2. Sungai
Dewasa ini sungai adalah solusi instant untuk pembuangan limbah, baik limbah dari pabrik maupun limbah rumah tangga. Pembuangan sampah dan limbah ke sungai mengakibatkan rusaknya ekosistem sungai, habitat yang tercemar juga mengakibatkan populasi sejumlah organisme pun menyusut.

3. Laut
Dengan keadaan sungai yang tercemar dan aliran sungai yang akan bermuara dan berkumpul di laut, maka pencemaran ini akan dapat membunuh sejumlah biota laut maupun plankton-plankton yang merupakan makanan bagi ikan. Kondisi pelabuhan yang kotor pun turut memperparah pencemaran di laut, perilaku pembuangan residu bahan bakar atau limbah mesin ke laut sangat membahayakan bagi kelestarian terumbu karang yang penting untuk mengurangi abrasi. Pembabatan areal mangrove hanya untuk digunakan sebagai tambak pun turut menyebabkan tidak terkontrolnya keseimbangan ekositem laut.

4. Tanah
Kebiasaan manusia menggunakan plastik tak berimbang dengan pengolahan daur ulang limbah plastik. Membuang sampah plastik dengan sembarangan sangat mengurangi tingkat kesuburan tanah, karena plastik tidak akan terurai dalam waktu kurang dari seratus tahun. Penambangan di pegunungan atau perbukitan seringkali tidak memperhatikan aspek lingkungan hingga menyebabkan tanah longsor. Penjualan pasir-tanah ke luar negeri adalah langkah yang memalukan, karena pulau akan terkikis dan akan mengakibatkan hilangnya pulau dalam waktu ke depan.

5. Udara
Asap pabrik yang langsung dibuang ke udara sering kita jumpai di kawasan industri, hingga kini pun belum ada langkah nyata pengolahan limbah ini. Gedung-gedung bertingkat di kota-kota besar banyak menjulang menghiasi di tiap sudut kota tak diimbangi dengan penataan ruang hijau. Efek rumah kaca yang mengakibatkan radiasi sinar matahari terperangkap dalam atmosfir kita. Kondisi yang lazim dialami kota-kota besar adalah kemacetan, asap kendaraan dari kemacetan ini juga membumbung memenuhi udara sekitar. Lebih parah lagi bila musim kampanye pilkada atau pemilu, maka jalanan akan macet lebih parah daripada biasanya dikarenakan iring-iringan rombongan kampanye.

Secercah harapan

“Menebar angin, menuai badai”, ungkapan ini sangat menyesakkan apabila dikaitkan dengan pencemaran yang terjadi disana-sini. Dari pencemaran yang kita anggap remeh, maka semakin lama akan menimbulkan dampak yang lebih besar bila dibiarkan tanpa solusi. Sikap kurang kepedulian dan enggannya turut menjaga lingkungan akan menggiring kita pada kenyataan akan menuai “badai”. Pemanasan global adalah kenyataan yang harus kita terima apabila kita tidak mulai memperbaiki semuanya dari sekarang.

Ditengah situasi seperti ini, kita masih bisa sedikit lega mendengar kabar menyejukkan tentang putra Indonesia yang memperoleh penghargaan Goldman Environment Prize. Setelah pada tahun 2009 Yuyun Ismawati dari Denpasar mendapatkan penghargaan internasional tersebut, maka di tahun ini giliran Prigi Arisandi dari Surabaya yang mendapatkan penghargaan tingkat internasional dalam hal pengelolaan lingkungan hidup tersebut.

Apakah memperbaiki bumi ini hanya tugas mereka berdua ?
Hal ini tak akan berjalan tanpa peran aktif kita semua untuk peduli dengan kelestarian lingkungan kita. Nasib ada ditangan kita saat ini, apakah kita akan mewariskan bumi yang nyaman atau akan mewariskan bumi yang renta ini pada anak cucu kita.

sumber :

-http://green.kompasiana.com/polusi/2011/04/22/peringatan-hari-bumi-sedunia-akankah-kita-wariskan-bumi-yang-renta/

→ 2 CommentsTags: ·

Pelantikan Pendidikan Dasar Angkatan 17

Desember 26th, 2011 · diksar

Pelantikan pendidikan dasar angkatan 17 ikpa pak’sta (ikatan pecinta alam smk panca karya tangerang)

diksar-angktan17

diksar angkatan 17

Udah pelantikan lagi aje yah, serasa waktu itu berjalan begitu cepat, rasanya baru kemaren saya merasakan suasana ini udah enam tahun saja berjalan saat itu masih jadi peserta dan kini jadi anggota, dan masa itu kini ada di angkatan ke 17.

Bertempat di gunung pangradin, bogor. Pada tanggal 23/25 desember 2011 pelantikan sudah berjalan dengan baik walupun masih banyak kekurangannya, dan itu wajar-wajar saja untuk menjadi pacuan agar kedepanya bisa diperbaiki dan tak mengulangi kesalahan yang sama, jadikan pelajaran sayang.

Peserta sendiri berjumlah lima orang empat pria dan satu wanita, menurun drastis jumlahnya melihat tahun lalu saja mendongkrak sampai ke angka dua puluh, hemm…tapi jumlah bukanlah pacuan maju dan mundurnya sebuah organisasi kita membutuhkan yang serius tangguh dan bisa di pegang komitmennya. Ikpa pak’sta sudah memasuki umur 16 tahun saat ini dan sebentar lagi akan memasuki tahun ke 17 alias sweatseveten, udah memasuki usia remaja dan di usia itu biasanya sedang gencar-gencarnya dalam berkelana dan harusnya lebih memiliki warna dan harapanya lebih memiliki power untuk maju.

Dihadri oleh alumni dan kelas tiga dan dua yang males saya sebutkan satu-satu :P

Ikpa pak’sta angkatan ke 17 menjadi perintis baru dalam hal tempat maka yakni gelar Sarjana Gunung Pangradin (SGP), ini bagus untuk merifresh, biar gak bosen masa sarjana munara terus sih haha viss :D.

Walaupun saya (matras) gak terlibat langsung di acara pelantikan dim momen-momen penting khusunya saat jilid malam sampai akhir, maklum ada insiden yang gak bisa dibeberkan disini:P, “emang mau banget yah” yaiyalah gondok bangget nih :D, haha itu sudah menjadi tradisi, dan di sesi ini akan terlihat mana yang pantas untuk menjadi anggota ikpa pak’sta, untuk menggembleng para peserta agar memiliki mentalitas yang tinggi, kaga cengeng, dan memiliki karakter juga jadi diri itu yang saya dapat di pelantikan saya.

Pesanku buat kalian

  • Angkatan ke 17 sudah bukan lagi calon anggota kini kita sama dan mari kita maju bersama, harapan itu boleh kau tinggikan tapi ingat akan apa yang kau ucapkan itu, bukanlah sebuah jawaban di soal ujian nasional yang hanya bisa kau kerjakan dalam satu jam lalu kau tinggalkan lalu lupa.
  • Jangan jadikan janji-janjimu seperti janji-janji caleg (calon legislatif) yang hanya beorasi saat menjadi calon setelah jadi, “mana janjinya” “janjimu palsu”. Hah, budayakanlah banyak bicara banyak beraksi, jangan diam saja tak ada arti” .

Sekian dan terimakasih :D.

Sekilas tentang pangradin

Pangradin adalah desa di kecamatan Jasinga, Bogor, Jawa Barat, Indonesia. terbagi menjadi beberapa kampung antara lain: Pangrain I, Pangradin II dan Lebak Uni, sebelumnya termasuk desa tertinggal, rata-rata penduduknya bermata pencaharian sebagai petani, petani penggarap dan buruh tani. Namun dalam beberapa tahun belakangan telah terjadi perubahan yang cukup signifikan dengan mulai dikembangkannya sektor pertanian yang berbeda dari sebelumnya, yakni dengan menggalakkan tanaman sayur-mayur, sehingga sekarang menjadi salah satu sentra penghasil sayuran organik seperti: Cabe, kangkung, kacang panjang, bayam dan sebagainya. Hal tersebut terjadi karena peran seorang pemuda yang mau mengabdikan dirinya menjadi petani membangun desa Pangradin sehingga diangkat menjadi pemuda pelopor. Berkat kerja keras Surya Widya Saputra dan dukungan penuh dari kepala desa, masyarakat desa pengradin, mulai membudidayakan tanaman sayur-mayur dengan omset hingga mencapai jutaan rupiah per hari. Sebenarnya, Desa pengradin termasuk desa yang subur, baik untuk pertanian maupun sebagai perkebunan. Tanaman yang banyak dikembangkan oleh penduduk adalah padi, palawija, Manggis, Durian dan Cengkeh. Warga Desa pengardin berharap, agar pada tahun 2010 bisa mendapatkan limpahan berkah dari pemekaran wilayah dengan terbentuknya Kabupaten Bogor Barat dengan calon ibukota di Desa Bunar Kec. Cigudeg (kurang lebih 3 km dari Desa Pangradin. Desa yang saat ini dipimpin oleh Mad Sholeh ini juga mempunyai potensi sebagai desa wisata dengan adanya Taman Wisata Curug Bandung yang merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Halimun-Salak yang segera akan dibuka. Walaupun hingga sekarang obyek wisata alam tersebut belum ditata dan belum resmi penggunaannya, tapi sampai saat ini sudah banyak para wisatawan yang berasal dari daerah lain seperti dari Tangerang dan Jakarta.

udah punya lagu ikpa pak’sta ? liat disini

Salam Rimba..!

→ No CommentsTags:

Hari Habitat Sedunia

Oktober 6th, 2011 · hari-hari penting

ikpapaksta-Hari habitat sedunia di peringati setahun sekali ditahun ini ane taunya hari habitat sedunia itu tanggal 6 oktber itu juga taunya dari kalender pecinta alam yang diedarkan oleh FKPPAT tangerang, sedangkan dari sumber berita sejak dari senin kemaren sudah di peringati sebagai hari habitat sedunia, bahkan seorang wakil presiden kita bpk budiono. berikut cuplikan selembaran hasil wawancara beliau yang di beritakan oleh media maya.

Hari Habitat Dunia 2011 ini bertemakan ‘kota dan perubahan iklim’.

Wapres Boediono dalam sambutanya pada acara tersebut menyampaikan perlunya pengelolaan kota untuk mengurangi dampak perubahan iklim.

“Kota-kota di dunia sumber emisi, penyebab utama perubahan iklim ini yaitu kota-kota ini. Kita ingin memitigasi tentu perlu kita kelola emisi dari kota-kota, kalau perlu kita hindari,” kata Wapres. [Read more →]

→ No CommentsTags:

Three_ponie

Agustus 6th, 2011 · ikpa, sugeng

Tripon

capun,dani,ncek
capun,dani,ncek

Tiga pemilik poni paling rapih dan paling awet di anggota ikpa,  disetiap dandanannya  hahaha ketawa dulu ah biar enak,  ketiga cowo ini sedang tertangkap kamera saat wartawan jay lewat mereka sedang asik ngumpul berdekatan dan seakan sudah tak ada jarak lagi diantara mereka :P . halah apa coba

Siapakah mereka oke ane kenain lagi deh siapa mereka sebenernya sudah gak usah ditanya lagi anak ikpa juga sudah pake kenal toh komuk-komuknya yang ini mah hahaha

Sebelah kiri : n-cek tengah bang dani dan kanan capung


Sudah kenal toh siapa mereka oke ada gossip lagi nih kalo mereka bertiga itu masih jomblo loh itu hasil re set ane waktu berkunjung ke markas ikpa satu persatu ane Tanya status mereka jomblo hayo siap yang mau kenalan …….buruan daftar yah hahahha kidding bro hanya becanda yah…

Sekali lagi tulisan ini hanya bersifat bualan dan hiburan semata * yah jangan di tiru dan jangan di d cari yah ketiga orang ini :P .

Salam rimba……………..!

→ No CommentsTags: